Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 April 2009
Apalah Arti Cinta?
Apalah arti cinta?
Ada legenda mengatakan
Seorang bayi mempunyai kekuatan batin
Dari sentuhan lembut tangan suci
Hati ke hati…
Dari lubuk hati terdalam
Seorang anak kecil berjiwa putih
Berjalan menapaki tajamnya batu-batu kerikil
Melihat indahnya keajaiban tangan Sang Pencipta
Merintih, tersenyum…
Menapaki kehidupan penuh liku-liku
Seorang anak hidup dalam keharmonisan rumah tangga–yang tak selamanya abadi
Tepisahkan oleh keretakan yang membuncah
Dan mengambil hikmah keseluruhan
Tersenyum, merintih…
Terpuruk dalam keremangan
Itulah cinta…
Yang tak dapat diatur
Memiliki kekuatan terdasyat di dunia
Itulah cinta…
Yang tak kasat mata
Terlihat dalam kepahitan
Terasa dalam sengatan sang surya
Sapphiere
NB : Tolong di kasih comment,, masih kurang atau sudah bagus puisiku ini. ;))
Trilogi Hujan
Kabut asap bergulung
Seputih kapas menyilaukan mata
Menghiasi birunya langit
Memantulkan cahaya sang surya
Mengucilkan setiap orang
Selaput hitam mengikis asa
Menenggelamkan harapan yang tersisa
Mega menghampiri
Kegelapan menyelimuti
Detik demi detik
Mimpi telah usai
Awan melampiaskan kekesalannya
Dan titik-titik air pun menghujani bumi
Kabut, selaput, dan rintik bagaikan fatamorgana di kala hujan
Terang, semu, gelap lah bumi ini sebelum kita melihat senyuman
Senyuman indah dari sang pelangi
Yang menghantarkan jiwa raga kita pada keelokan bumi hujan
Trilogi hujan menghampiri
Kabut, selaput, dan rintik menghiasi hari hujan
Dan tak seorang pun dapat memungkiri
Indahnya tangan Sang Pencipta
Sapphiere
Saat hujan angin mengguyur bumi
NB : Tolong di comment,, puisi pertama saat aku masuk JHS.
Seputih kapas menyilaukan mata
Menghiasi birunya langit
Memantulkan cahaya sang surya
Mengucilkan setiap orang
Selaput hitam mengikis asa
Menenggelamkan harapan yang tersisa
Mega menghampiri
Kegelapan menyelimuti
Detik demi detik
Mimpi telah usai
Awan melampiaskan kekesalannya
Dan titik-titik air pun menghujani bumi
Kabut, selaput, dan rintik bagaikan fatamorgana di kala hujan
Terang, semu, gelap lah bumi ini sebelum kita melihat senyuman
Senyuman indah dari sang pelangi
Yang menghantarkan jiwa raga kita pada keelokan bumi hujan
Trilogi hujan menghampiri
Kabut, selaput, dan rintik menghiasi hari hujan
Dan tak seorang pun dapat memungkiri
Indahnya tangan Sang Pencipta
Sapphiere
Saat hujan angin mengguyur bumi
NB : Tolong di comment,, puisi pertama saat aku masuk JHS.
Langganan:
Postingan (Atom)